Radio Maritim News 102.6 FM Cirebon

Berita Online Cirebon

Cirebon News Update

FPB Desak Kepolisian Untuk Tuntaskan Tuduhan Salah Kaprah Yang Dialamatkannya

FPB Desak Kepolisian Untuk Tuntaskan Tuduhan Salah Kaprah Yang Dialamatkannya.
FPB Desak Kepolisian Untuk Tuntaskan Tuduhan Salah Kaprah Yang Dialamatkannya

Radio Maritim News, Cirebon – Ketua Forum Panjunan Bersatu (FPB) Heri Pramono mempertanyakan keakuratan data dan juga jumlah nominal yang dilaporkan Warga Pesisir Kelurahan Panjunan.

Dirinya mempersilahkan agar kepolisian membuka secara gamblang dan terbuka jika memang terjadi penggelapan atau penyelewengan dana kepedulian masyarakat dari pengusaha batu bara.

Menurut Heri hal ini dipicu oleh Puluhan warga Pesisir Kelurahan Panjunan Kecamatan Lemahwungkuk mendatangai Mako Polres Cirebon Kota yang di prakarsai oleh Kasno Hardi Iwan bersama dua rekannya Asep dan Herman.

Kata Heri, “kedatangan mereka dalam rangka menuntut kejelasan aparat kepolisian terkait kasus dugaan penggelapan dana masyarakat yang berasal dari dana kepedulian pengusaha Batu bara.

“Warga mempertanyakan kepada aparat penegak hukum khususnya Satuan Reskrim Polres Ciko yang menangani perkara tersebut,karena menurutnya kasus tersebut belum ada kejelasan atas status pelaporan mereka sejak Bulan Februari yang lalu ungkapnya.

Baca Juga :

Wakil Wali Kota Cirebon Beri Apresiasi Untuk Yanu Atas Kiprah Baksosnya

2 KA Reguler Tujuan Jakarta Kembali Beroperasi Pada 14 Juni 2020

FPB Desak Kepolisian Untuk Tuntaskan Tuduhan Salah Kaprah Yang Dialamatkannya……………………………

“Sekarang semua bukti dan pelaporan kita sudah sampaikan semua kepada penyidik, jadi silahkan tanyakan saja sama penyidik karena kita sudah dimintai keterangan beberapa kali,” kata Heri saat memberikan penjelasan kepada awak media di sekretariat FPB Jalan Sisingamangaraja Panjunan Kota Cirebon, Senin (15/6).

Heri mengatakan, jika mempertanyakan transparansi penggunaan uang yang dikelola oleh FPB dirinya mempersilahkan agar menanyakannya kepada para ketua RW. Karena setiap uang yang masuk melalui FPB langsung didistribusikan kepada seluruh RW yang ada di Kelurahan Panjunan.

“Tanya saja ke RW, kan uangnya kita bagikan kepada RW dan juga untuk kegiatan lainya,” tambah Heri.

Untuk itu, Heri meminta kepada pihak kepolisian yang saat ini sedang melakukan pemeriksaan terkait perkara tersebut agar segera memberikan kepastian hukum secara terbuka.

“Jujur saja kami hilang banyak waktu oleh hal ini, kegiatan kita jadi buyar, bahkan urusan pribadi pun jadi terganggu,kalau saya salah ,saya siap bertanggung jawab sebagai ketua FPB” jelasHeri.

Dirinya menegaskan, apabila polisi tidak segera menuntaskan dan memutus perkara tersebut, ia bersama masyarakat lainya akan mendatangi Mapolres Ciko untuk mendesak kepolisian menindaklanjuti secara serius perkara ini.

Ditempat yang sama, Ketua RW 03 Pagongan Timur Kelurahan Panjunan Maman mengatakan hal yang sama, jika pihak pelapor menginginkan transaparansi pelaporan penggunaan uang, dirinya mempersilahkan agar datang kepadanya. Ia juga siap akan membeberkan semua keluar masuk uang yang diterimanya.

“Datang saja ke saya, maka laporan tersebut akan kita berikan, kalau minta ke FPB tentunya mereka tidak tahu, karena mereka kan hanya menyalurkan saja,” kata maman.

Maman berharap “Polisi harus cepat memutus ini,kami akan siap apapun keputusannya,tapi kalau memang tidak ada unsur pidana segera putuskan, jangan digantung,” tutupnya. (Lie)