Cirebon News Update

Maklumat Sultan Sepuh XV PRA Lukman Julkaeidin ,Menjawab Atas Pelarangan Tradisi Maulid

Radio Maritim News,Cirebon-Berdasarkan himbauan dan kebijakan Pemerintah Kota Cirebon surat rekomendasi Wali Kota Nasrudin Azis tertanggal 22 September 2020 untuk pencegahan serta melindungi masyarakat dari tertular covid-19, terkait acara tradisi Muludan / Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 Hijriah ,Sultan Sepuh XV PRA Lukman Julkaedin S.H.M.kn mengeluarkan maklumat terkait tradisi muludan.

Sultan Sepuh XV PRA Lukman Julkaedin Rabu (23/09 2020) pada radiomaritimnews.com mengatakan,Untuk Tahun 2020 ini Pedagang musiman di Alun-alun Keraton Kasepuhan ditiadakan dan Upacara tradisi panjang jimat akan diganti dengan pembacaan sholawat, dzikir, doa dan kitab barzanji oleh Kaum Masjid Agung, keluarga Sultan, abdi dalem, secara terbatas .

Menurut Lukman ,Tradisi caos silaturahmi dilaksanakan terbatas dengan mematuhi protokol kesehatan tentunya.

“Objek wisata ziarah, religi dan budaya Keraton Kasepuhan, Astana Gunung Jati, Taman Goa Sunyaragi tetap buka katanya,namun dalam.hal ini retap mematuhi protokol kesehatan.

Kata Lukman,” persoalan ditiadakannya acara panjang Jimat tradisi muludan atau pasar malam bagi kami tidak masalah.

“Saya berharap bagi warga atau masyarakat yang fanatikakan tradisi muludan dan para pedagang yang biasa buka stand dimuludan harap bersabar dan maklum,demi kebersamaan untuk mematuhi protokol kesehatan dan tetap terapkan 3 M untuk mencegah penularan Covid 19 ujarnya.

“Mari kita semua menjaga kesehatan dan keselamatan kita dan berdoa agar wabah covid 19 segera berakhir tutupnya. (Lie)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *