Radio Cirebon Maritim 102.6 FM

Median Online Cirebon

Nasional

Guna Menarik Wisatawan Kemenpar Terapkan Program BISA Dimakam Sunan Gunung jati

Radio Maritim News, Cirebon-Pemakaman Sunan Gunung Jati ditunjuk kementrian Pariwisata dan Ekonomi kreatif untuk menerapkan program BISA (Bersih Indah Sehat dan Aman) dalam rangka untuk bisa meningkatkan kunjungan wisatawan.

Bupati Cirebon Drs M.Ag mengatakan,dianggap layak obyek wisata religi makam sunan gunung jati terpilih untuk menjalankan program ini disebabkan karena makam sunan gunung jati cerminan dari wajah Kabupaten Cirebon

Karena menurut Imron, banyak masyarakat diluar Kabupaten Cirebon yang pernah berkunjung ke Makam Sunan Gunung Jati. Pengalaman kunjungan tersebutlah, yang akan menjadi cerita yang tersebar ke masyarakat.

“Kalau disini (Makam Sunan Gunungjati) pelayanannya bagus, maka Kabupaten Cirebon juga akan dinilai bagus,” ujar Imron.

Oleh karena itu, ia berharap, Komplek Makam Sunan Gunung Jati, bisa menerapkan program BISA dengan baik.

Imron mengatakan, sebenarnya menerapkan program BISA bukanlah hal yang sulit. Karena yang ada didalam program tersebut, adalah aktivitas keseharian yang sudah biasa dilakukan.

“Kalau sebelumnya sudah memperhatikan kebersihan, kesehatan dan keamanan, sebenarnya menerapkan program BISA bukanlah hal yang sulit,” kata Imron.

Direktur Hubungan Antar Lembaga Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Candra Negara menuturkan, bahwa saingan Kabupaten Cirebon bukan hanya destinasi wisata di Indonesia saja, tapi juga luar negeri.

Karena saat ini, seluruh negara di dunia berlomba-lomba untuk bisa menarik wisatawan sebanyak-banyaknya.

“Karena kehadiran wisatawan, berpengaruh dengan peningkatan ekonomi diwilayah tersebut,” ujar Candra.

Oleh karena itu, sudah waktunya untuk menata tempat tujuan wisata, agar bisa memberikan kesan dan pengalaman yang terbaik bagi para wisatawan.

Candra menuturkan, bahwa seluruh wisatawan mendambakan kedamaian di tempat tujuan wisata. Kedamaian tersebut, bisa didapatkan dengan adanya kebersihan, keindahan, kesehatan dan keamanan di tempat wisata.0

“Kalau wisatawan mendapatkan pengalaman yang tidak baik, nanti ceritanya akan tersebar kemana-mana,” ujar Candra.

Masih kata Candra,situasi pendemi Covid 19 tentunya berdampak pada tingkat kunjungan wisatawan meurun drastis.
Sangatpah tepat apabila situasi inj kita manfaatkan untuk menerapkan program BISA pungkasnya. (Lie)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *